Friday, October 10, 2014

THE 7th JOURNALISTIC FAIR : METRO TV ON CAMPUS IPB


Poster The 7th Journalistic Fair IPB with Metro TV On Campus IPB dan Mata Najwa On Stage IPB
     Metro tv on campus diselenggarakan pada 25-27 September 2014 dengan tiga rangkaian kegiatan, yaitu Stand Up Comedy, Pelatihan Jurnalistik, dan Mata Najwa on Stage. Pendaftaran ketiga rangkaian ini dibuka secara online pada 20 September 2014 pukul 00.00 WIB. Antusiasme peserta mulai terlihat saat pendaftaran online yang ditandai dengan banyaknya peserta yang mengakses website pendaftaran dan mengakibatkan banyaknya pendaftar yang tidak terverifikasi. Selain itu, tiket untuk ketiga kegiatan dalam Metro tv On Campus tersebut habis hanya dalam waktu 17 jam sejak pendaftaran dibuka. Antusiasme peserta yang patut diapresiasi sekali!

Stand Up Comedy Show saat Metro TV on campus IPB
     Kegiatan pertama yaitu Stand Up Comedy. Selain dihibur oleh comic dari metro yang keren-keren, pada kegiatan ini juga ada Stand Up Comedy Competition. Kompetisi dibuka untuk masyarakat umum, sehingga siapapun dapat berpartisipasi, namun hanya 20 besar comic  yang mendapat kesempatan untuk coaching bersama comic dari metro tv, dan tampil pada acara Stand Up Comedy di Graha Widya Wisuda. Hingga akhirnya muncullah 3 besar pemenang Stand Up Comedy Competition, yaitu Ahmad Faqih Al-Farizi, Hudzaifah Lilo Pambudi, dan Dias Febrisahrozi. Congrats guys!        .

 
Pelatihan Jurnalistik di Metro TV On Campus IPB di Gedung GWW
     Hari kedua adalah hari untuk para jurnalis muda, yaitu Pelatihan Jurnalistik. Antusiasme peserta pun tidak kalah dengan hari pertama, mereka tampak tidak mau menyia-nyiakan pelatihan dengan jurnalis handal dari Metro tv. Acara ini terdiri dari 3 sesi. Sesi pertama diisi oleh Eva Julianti dengan materi tentang pembuatan berita yang baik dan benar. Sesi kedua diisi oleh Hariman Chalid dengan materi tentang jurnalisme warga. Sedangkan sesi ketiga diisi oleh Zilvia Iskandar dengan materi reporting dan presenting yang baik dan enak. Ketiganya membawakan materi dengan sangat menarik, hingga saat dipenghujung acara para peserta ingin waktunya ditambah, banyak yang ketagihan ternyata. haha.
      Hari ketiga merupakan puncak dari acara Metro tv On Campus ini, yang sudah pasti paling ditunggu-tunggu oleh peserta, yaitu Mata Najwa on Stage. Acara ini dibuka dengan masuknya Najwa Shihab dari tengah-tengah penonton, yang disusul dengan penampilan lady rocker kita yaitu Kikan. Acara semakin meriah dengan kedatangan Bapak Basuki Tjahaja Purnama (akrab disapa Ahok) dan Bapak Abraham Samad. Acara ini juga menghadirkan Lola Amaria. Talkshow ini bertemakan Generasi Anti Korupsi yang sangat menginspirasi mahasiswa/i Institut Pertanian Bogor. Gedung Graha Widya Wisuda pecah hari itu, hingga sangat disayangkan banyak peseta yang terlambat datang dan tidak dapat masuk ke dalam gedung, hal ini dikarenakan kapasitas gedung yang kurang memadai. Antusiasme peserta terlihat dari registrasi untuk masuk ke gedung dengan antrian yang panjang dan padat, hingga akhir acara para peserta keluar dengan wajah puas berseri-seri.
Antrian Mata Najwa on stage IPB sudah menumpuk bahkan sebelum gate GWW dibuka. Kayak antrian konser yah :P
Foto keseruan  Mata Najwa On stage IPB yang ditayangkan di Metro TV Hari Kamis, 8 Oktober 2014.
Dan sebagai penutup, ada fotoku, sahabat-sahabatku yang narsis bersama News Anchor Program WIDE SHOT Metro TV: Hariman Chalid.
And those are Erni (JF's Secretary), Veti (crew Multimedia JF), Ulfa (Manager of Public Relation JF) with Mr Basuki T Purnama and Mr Abraham samad :)

     Overall, Thanks buat Crew The 7th Journalistic Fair IPB, teman-teman BEM KM IPB kabinet #BeraniBeda, Mas Lilis Sucahyo (Cahyo), Kak Restu Rahmana Putra (Ari) dan Direktorat Kemahasiswaan (DITMAWA) IPB; Tim Off Air Metro TV: Bang Yongki, Bang Kicko, Bang Galih, Bang Agung, Pa Rii, and teams; Terimakasih untuk segenap civitas akademika IPB dan peserta yang sudah meramaikan kegiatan Jurnalistik di Kampus Pertanian ini. Maaf tidak dapat disebutkan satu per satu, semoga Tuhan membalas kebaikan kita semua :)
I'm nothing without you all !!!

(Penulis: Erni Aprilina, Sekretaris The 7th Journalistic Fair IPB dan Tantan Taopik Rohman, Ketua Pelaksana The 7th Journalistic Fair IPB)

Saturday, August 30, 2014

Apa sih JF? (Deskripsi The 7th Journalistic Fair IPB)





 








The 7th Journalistic Fair atau akrab disapa Journalistik Fair IPB (JF) merupakan suatu event dibawah Kementerian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) IPB.

Di tahun-tahun sebelumnya, JF termasuk program kerja (proker) Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) BEM KM. Namun karena terdapat perubahan kebijakan di dalam internal BEM KM, maka diputuskan JF masuk proker PSDM bukan Kominfo karena Kominfo berupa Biro bukan Kementerian.

JF, memasuki usianya yang ketujuh tahun, mengambil tema “Jelajah Estetika Indonesia dalam Membangun Pertanian Melalui Media Jurnalistik” dilaksanakan untuk mewadahi minat dan bakat mahasiswa dalam bidang jurnalistik di Kampus Institut Pertanian Bogor dan memiliki misi agar Para Mahasiswa IPB lebih melek Jurnalistik, sehingga dunia jurnalistik dan media tidak dipandang sebelah mata saja.
Terdapat 3 agenda JF tahun 2014 ini, yakni Pelatihan Jurnalistik LK IPB, Metro TV On Campus, dan Media Visit.
Pelatihan Jurnalistik LK se-IPB ini merupakan suatu kegiatan pelatihan bagi Kominfo seluruh LK di IPB yang terdiri atas 4 kelas pelatihan, yakni kelas fotografi, penulisan, desain layout, dan reporter. Pelatihan ini telah dialksanakan pada Hari Sabtu, 10 Mei 2014 di Gedung Common Class Room, Kampus IPB Dramaga.

Agenda kedua yakni Metro TV On Campus (MOC). Kegiatan ini merupakan roadshow Metro TV ke kampus-kampus di Tanah Air dan sudah berlangsung di beberapa kampus, seperti Universitas Indonesia, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, dll. JF tahun ini berkesempatan mendapat kunjungan Metro TV di kampus pertanian pada Hari Kamis, Jumat, dan sabtu Tanggal 18-20 September 2014. Selama tiga hari tersebut akan ada Stand Up Comedy Show di hari pertama, Pelatihan Jurnalistik di hari kedua, dan terakhir ada Mata Najwa On Stage.
Kegiatan ketiga ialah Media Visit. Event terakhir ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan JF. Media Visit menjadi salah satu inovasi management kepanitiaan JF tahun ini dan seperti tema BEM KM “berani beda”. Media Visit ini berupa kunjungan ke salah satu kantor media yang bertujuan untuk menggali ilmu tentang dunia jurnalistik, seperti penulisan, fotografi, media cetak, media digital, manajemen suatu media, dll. Pada kegiatan media visit JF IPB ini akan ada materi jurnalistik dari pembicara media yang dikunjungi dan setelah itu akan ada sesi berkeliling media untuk menyaksikan langsung berbagai aktivitas si suatu media. Rencananya, media yang akan dikunjungi ialah Kompas Gramedia, yang merupakan salah satu media berpengalaman di Indonesia dengan merambah dunia jurnalistik seperti media cetak atau koran Kompas, media digital KOMPAS TV, cyber digital kompas[dot]com, dll.

Mohon doanya, semoga kedua agenda tersebut yang belum terlaksana bisa terelaisasikan dengan baik, lancar, sukses, dan surplus tentunya :D. (oleh: mrt) 

@IPBjournalist
#the7thJF
#JF_IPB

 @bemkmipb

Thursday, August 21, 2014

Kisi-kisi Tes Kemampuan Dasar (TKD) CAT CPNS online 2014

Dokumentasi saat penulis mengikuti simulasi CAT online CPNS di Senayan, 20 Agustus 2014

Dikutip dari laman Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Kamis (21/8/2014), tipe TKD akan disesuaikan dengan jenjang pendidikan; mulai dari SD hingga S-3.  Soal TKD CPNS dibuat oleh Panitia Pengadaan CPNS Nasional bekerjasama dengan Tim Ahli dari Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri.

Tes ini akan mengujikan tiga subtes, yaitu tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP).  Supaya lebih siap, yuk simak kisi-kisi tiap subtes dalam TKD ini:

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Ujian ini bertujuan menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan peserta seleksi dalam pengimplementasian nilai-nilai empat pilar kebangsaan Indonesia. Materi tesnya adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Poin NKRI meliputi berbagai pertanyaan tentang sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah; sejarah perjuangan bangsa dan peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global. Peserta tes juga akan diuji kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Tes Intelegensi Umum (TIU)
Ujian ini dimaksudkan untuk menilai kemampuan verbal, numerik, berpikir logis dan analitis.

Kemampuan verbal ditandai dengan kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis. Kemudian, kemampuan numerik diperlihatkan dengan kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan di antara angka-angka.

Kemampuan bernalar secara runtut dan sistematis menjadi penanda kemampuan berpikir logis. Sedangkan kemampuan mengurai permasalahan secara sistematik merupakan indikator kemampuan berpikir analitis.

Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Ada 11 poin penilaian dalam TKP yaitu:
1. Integritas diri
2. Semangat berprestasi 
3. Kreativitas dan inovasi
4. Orientasi pada pelayanan
5. Orientasi kepada orang lain
6. Kemampuan beradaptasi
7. Kemampuan mengendalikan diri
8. Kemampuan bekerja mandiri dan tuntas
9. Kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan
10. Kemampuan bekerja sama dalam kelompok, dan
11. Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinasi orang lain.

Agar lulus TKD, peserta harus melampaui ambang batas tertentu (passing grade) dari setiap sub tes yang ditetapkan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Untuk memudahkan dan membiasakan peserta seleksi CPNS dengan CAT, Kementerian PAN-RB pun membuat simulasi CAT di laman Panselnas.

Sumber:  http://www.menpan.go.id/ dan okezone.com

Monday, July 29, 2013

Bioteknologi untuk Kemajuan Pertanian



Sebagian besar penduduk Indonesia menempati wilayah pedesaan dan mereka hidupnya sangat bergantung pada sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Mei 2012 tenaga kerja di sektor pertanian mencapai 41,2 Juta jiwa atau sekitar 43,4% dari jumlah total penduduk Indonesia. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 4,76% atau sebesar 1,9 juta dibandingkan Agustus 2011. Indonesia menempati urutan ke-3 di dunia setelah Cina (66%) dan India (53,2%) dalam hal kuantitas tenaga kerja di bidang pertanian. Sektor pertanian di Indonesia sungguh sangat strategis untuk  meningkatkan taraf hidup penduduk di pedesaan sebagai sarana penyedia pangan bagi seluruh penduduk Indonesia. Oleh karena itu, pembangunan sektor pertanian ke depan seyogianya dengan sasaran utama peningkatan kesejahteraan para petani dan pemantapan ketahanan pangan nasional. Akhir-akhir ini mencuat ke publik mengenai kenaikan produk pertanian, seperti bawang merah, bawang putih, dan cabe. Kenaikan ini sangat signifikan mengingat produk tersbut merupakan bahan pokok masakan sebagian bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Pengaplikasian bioteknologi bisa memajukan pertanian agar lebih efektif dan efisien sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan dan juga meningkatkan taraf hidup petani. Secara definisi, istilah bioteknologi mempunyai pengertian yakni penerapan prinsip-prinsip biologi, biokimia, dan rekayasa dalam pengolahan bahan dengan memanfaatkan agensia jasad hidup dan komponen-komponennya untuk menghasilkan barang dan jasa yang bermanfaat. Bioteknologi merupakan salah satu pencapaian teknologi yang sangat penting dalam sejarah umat manusia. Dengan teknologi ini manusia telah mencapai suatu aras pemahaman dan aplikasi ilmu yang berimplikasi sangat luas bagi kehidupan manusia maupun alam. Bioteknologi pertanian merupakan salah satu cabang utama dan sangat penting dalam pengembangan bioteknologi yang diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan manusia akan pangan. Cabang bioteknologi telah berkembang sangat pesat dan menghasilkan temuan maupun aplikasi-aplikasi baru dalam produksi pertanian yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan akan dapat dicapai dan mempunyai pengaruh luas dalam berbagai gatra kehidupan manusia. Oleh karena itu pemahaman mengenai bioteknologi menjadi mutlak diperlukan begi mereka yang sedang belajar ilmu-ilmu pertanian sebagai bekal untuk dapat lebih memahami dan menerapkan ilmu dan teknologi pertanian secara efektif dan lebih bijak.
Aktivitas bioteknologi pertanian seperti kultur jaringan, mutagenesis, isolasi DNA, tanaman transgenik, rekayasa genetik bibit unggul, bioteknologi pupuk hayati dan mikroba, dan lain-lain sudah banyak digalakkan, namun masih terkendala oleh kurangnya sosialisasi, informasi, serta pendidikan bagi petani. Produk-produk bioteknologi yang sudah banyak dikenal mansyarakat luas seperti produk minuman hasil fermentasi, wine, bir, yogurt, kefir, atau produk makanan seperti misalnya tempe, oncom, dan tape. Mengingat cuaca dan intensitas hujan di bumi akhir-akhir ini sulit diprediksi maka penelitian dan pengembangan bioteknologi akan membantu memberi solusi bagi para petani agar tanamannya merupakan bibit unggul yang mempunyai daya resistansi kuat dari patogen dan virus serta resistansi dari ketidakpastian cuaca sehingga petani bisa memanen hasil pertanian mereka lebih melimpah karena tanaman mereka sehat dan berbuah subur. Bioteknologi pertanian ini diharapkan bisa memajukan sektor pertanian untuk Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.
penulis @tantantr

Sunday, February 3, 2013

Sampah, Kompos, dan Banjir

 sumber foto: www.google.co.id
AWAL 2013, Indonesia dikejutkan dengan bencana banjir yang menimpa Ibu Kota. Tidak hanya Jakarta saja yang menerima kenyataan pahit ini, tetapi beberapa kota penyangga Jakarta dan beberapa kota besar lain di Indonesia juga turut dikunjungi banjir. Namun memang DKI Jakarta dan kota-kota penyangganyalah yang menderita paling parah. Media-media di Indonesia, baik cetak ataupun elektronik, ramai memberitakan bencana ini. Bahkan media asing pun turut ambil bagian mengabarkan keadaan Jakarta.

Kamis, 17 Januari 2013, hujan turun cukup deras hingga menyebabkan area genangan air di Jakarta meluas. Ibu Kota Indonesia sedang diuji. Joko Widodo, gubernur DKI Jakata yang bahkan belum genap 100 hari menduduki jabatannya telah mengeluarkan banyak opsi mengatasi banjir. Bahkan dia telah berkonsultasi dengan berbagai pakar banjir, mantan menteri, hingga belajar dari pengalaman Negara Gajah Putih. Seperti kita ketahui, Thailand pernah mengalami hal serupa tahun lalu. Banjir yang menggenang negara itu telah mengakibatkan berbagai kerusakan dan kerugian. Produsen-produsen otomotif Thailand, pertanian dan industri, hingga pabrik-pabrik elektronik pun terkena imbasnya. Mungkin tidak banyak orang menyadari, beberapa barang elektronik seperti hardisk mengalami peningkatan harga setelah bencana banjir di Thailand.

Selain Thailand, negara tetangga Indonesia di sebelah selatan, yakni Australia, pernah merasakan hal serupa. Banjir pernah mampir di negara Kanguru tersebut selama beberapa hari hingga melumpuhan berbagai aktivitas di sana. Banjir Jakarta ini pun merupakan bencana yang berdampak vital, sebab telah mengganggu berbagai aktivitas, seperti kenegaraan, pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, perbankan, industri, aktivitas belajar mengajar, dan lain-lain.

Sungguh mengerikan memang. Bahkan rendaman air telah melumpuhkan aktivitas di distrik sentral bisnis Jakarta. Bundaran Hotel Indonesia (HI) merupakan wilayah penting di Jakarta, dan banjir telah meredam jalan sekitar bundaran HI dan beberapa jalan protokol di Jakarta. Di jalan protokol tersebut terdapat banyak kantor penting yang menjadi pusat kegiatan berbagai kalangan elite pemerintahan hingga warga sipil.

Sekolah-sekolah pun turut terkena imbasnya dengan diliburkannya kegiatan belajar mengajar. Ada beberapa sekolah yang terendam air, dan ada pula yang selamat dari genangan air namun jalan menuju sekolah tersebut tak luput dari kunjungan air banjir. Salah satu universitas di daerah Grogol juga tidak luput dari banjir. Air turut menginap di kamar-kamar kos beberapa mahasiswa di sana.

Banjir tahun 2013 ini merupakan banjir parah setelah banjir lebih parah terjadi pada 2007. Air hujan, air bersih, dan air banjir merupakan istilah-istilah penamaan air yang saling berkaitan satu sama lain. Akar dari air banjir ialah sampah, buruknya sistem drainase, dan hilangnya kawasan hijau sebagai daerah resapan air.

Setiap manusia menghasilkan sampah tiap hari. Oleh sebab itu semakin besar suatu kota maka semakin banyak sampah yang dihasilkan. Pada 2005, sampah yang dihasilkan DKI Jakarta adalah 6.000 ton per hari atau 25.687 m3 setiap harinya. Sampah tersebut langsung dibuang ke TPA Bantar Gebang, Bekasi, tanpa ada pemisahan antara sampah organik dan anorganik. Sementara itu, armada Dinas Kebersihan DKI hanya dapat mengangkut sampah 24.675 m3 per hari, sehingga tersisa 1.012 m3 tidak dapat diangkut ke TPA Bantar Gebang.

Kondisi TPA pun menjadi sangat memprihatinkan, karena sampah telah menimbulkan daya tampung ruang yang semakin kecil, kondisi sampah menggunung, pencemaran lingkungan, dan dampak sosial. Pemulung di Bantar Gebang  mengambil plastik, kaca, dan logam. Kesadaran untuk mengambil sampah organik yang memiliki persentase cukup besar dalam hal kuantitas penyumbang sampah di Bantar Gebang masih minim, sehingga sampah menggunung dan mencemari air, tanah, serta udara di sekitar TPA.

Sebenarnya, bila telah ada kesadaran dan aktivitas untuk mengolah sampah menjadi pupuk kompos, volume gunungan sampah akan berkurang. Peluang usaha kompos dan pertanian organik akan memiliki berbagai manfaat, yakni mengurangi sampah, menyediakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan suplai pupuk kompos bagi petani agar para petani tidak terus menerus menangis karena kenaikan harga pupuk kimia.

Terdapat hubungan cukup erat antara sampah, kompos, lapangan kerja, air, dan banjir. Tanah yang memiliki kadar unsur hara rendah akan sulit menyerap air hujan dan cadangan air bersih semakin berkurang, sehingga sebagian besar air hujan langsung mengalir ke sungai. Apabila curah hujan tinggi dan sungai mengalami pendangkalan karena rendahnya kesadaran warga yang masih gemar membuang sampah ke sungai, maka air tidak akan memiliki rumah dan jalan untuk tinggal. Sehingga, air yang rumahnya telah dirusak manusia itu akan menginap di rumah-rumah warga hingga di rumah Presiden Indonesia, Istana Negara. Presiden SBY harus menggulung celananya saat hendak masuk istana. Itu merupakan pemandangan ironis dan seharusnya tidak terjadi.

Selain itu, area hijau yang semakin sempit pun turut menyebabkan penurunan unsur hara tanah. Pengelolaan sampah organik sebagai sumber unsur hara tanah membutuhkan tenaga kerja, sehingga terbukalah lapangan kerja baru. Namun baru sebagian kecil sampah organik yang notabene berasal dari limbah beberapa pasar dijadikan kompos. Apabila semua sampah dapat dijadikan kompos berarti akan semakin banyak mengurangi pengangguran dan lingkungan hidup semakin bersih dan sehat, sehingga penyebab banjir akan berkurang.

Penurunan kadar bahan organik atau hara tanah akan mengakibatkan daya menyerap air menjadi berkurang. Penurunan bahan organik satu persen  akan menyebabkan air sebanyak 200 m3 per hektar langsung mengalir ke sungai. Hal tersebut dapat dilihat di Bendungan Katulampa, Bogor. Apabila hujan, debitnya segera naik, tetapi beberapa saat kemudian debitnya normal kembali, hal ini berarti kawasan-kawasan di bagian hilir menjadi rawan banjir. Gundulnya lahan di Indonesia dan berkurangnya area hijau mengakibatkan pengurangan media resapan air hujan. Untuk mengurangi longsor dan banjir, lahan-lahan pertanian dan lahan-lahan di dataran tinggi harus ditingkatkan kembali kadar bahan organiknya. Pemberian sampah segar akan berakibat buruk bagi kegiatan pertanian karena nisbah C/N-nya masih tinggi, sehingga mikroorganisme yang terdapat di dalamnya akan memanfaatkan unsur hara di kawasan tersebut. Agar hal tersebut tidak terjadi, maka sampah tersebut harus dijadikan kompos terlebih dahulu.

Pemberian kompos pada tanah akan meningkatkan kadar hara tanah, sebab satu kilogram bahan organik dapat menyerap lima sampai 10 liter air. Tanah dengan kadar hara baik akan memiliki pori-pori yang baik pula, sehingga air hujan bisa lebih mudah diserap. Pemberian kompos untuk peningkatan hara tanah akan berkaitan dengan pengolahan sampah. Pasalnya, sumber yang cukup potensial bagi pembuatan kompos adalah dari sampah organik yang mendominasi TPA dan semua ini akan berpengaruh pada minimalisasi penyebab banjir.

Semoga masalah-masalah ini akan segera terselesaikan dengan baik, sehingga seluruh komponen bangsa akan hidup aman dan nyaman.

Friday, January 18, 2013

Pendidikan Karakter Melalui Film


KEKALAHAN Timnas Indonesia menjadi antiklimaks masalah nasionalisme dan kecintaan rakyat Indonesia terhadap negerinya sendiri. Keberangkatan Timnas tanpa diiringi hiruk pikuk dukungan dan doa dari segenap elemen negara termasuk pemerintah dan masyarakat Indonesia menjadi indikasi lunturnya rasa cinta terhadap negeri ini.  
Ibu Pertiwi saat ini mungkin menangis pilu menyaksikan bergesernya kebanggaan bangsa Indonesia. Padahal, sebagai negara biodiversity, Indonesia kaya akan budaya dari berbagai penjuru mulai Sabang sampai Merauke. Keberagaman budaya tersebut menjadi keunikan luar biasa yang tidak ternilai harganya. Budaya dan adat istiadat masyarakat Indonesia telah mengangkat negeri ini dan banyak dikenal akan kerukunan dan spirit perjuangan hebat.

Namun kehebatan tersebut seakan sirna oleh waktu, sebagian warga negara ini tidak peduli pada eksistensi dan kemuliaan yang telah dibangun oleh nenek moyang Indonesia, rasa nasionalisme semakin berkurang dan seakan hilang ditelan sang waktu. Cobalah perhatikan saudara-saudara kita di daerah perbatasan, mereka adalah serambi muka Indonesia dengan bangsa lain yang notabene negara tetangga. Mereka menjadi pionir pertama dan merekalah orang-orang pertama yang secara tidak sadar menjadi pemuka bangsa dalam mempertahankan kedaulatan dan martabat bangsa Indonesia. Apabila sudah tidak tersisa lagi rasa cinta pada Indonesia, yakinlah bahwa tidak akan lama lagi daerah-daerah perbatasan lebih memilih melepas statusnya sebagai Warga Negara Indonesia dan mengajukan permohonan kewarganegaraan baru dari negara seberang.

Begitu penting dan strategisnya keberadaan warga Indonesia di daerah perbatasan dan seharusnya mereka turut diberi perhatian oleh pemerintah. Tapi akhir-akhir ini terdengar begitu banyak kabar kurang enak tentang kehidupan dan keseharian mereka. Warga negara Indonesia di daerah perbatasan Indonesia banyak yang sudah terbiasa menggunakan mata uang Ringgit Malaysia sebagai alat tukar dalam kehidupan sehari-harinya. Bahkan transaksi dilakukan langsung dengan warga Malaysia di seberang sana dan tidak sedikit dari mereka yang tidak tahu Rupiah atau mata uang negara Indonesia.

Sebagian besar dari warga Indonesia menjual berbagai pernak-pernik khas suku-suku di Kalimantan, seperti pernak pernik Suku Dayak serta kain-kain tenun yang dikenal oleh dunia internasional sebagai kain tenun yang indah nan eksotis. Memang kita tahu bahwa batik, alat musik angklung, keris, serta Candi Prambanan telah diakui UNESCO dan belum lama ini sistem irigasi Subak di Bali juga telah diakui dunia internasional, lalu bagaimana dengan warisan budaya Dayak tersebut diakui menjadi pertanyaan yang cukup frontal.

Faktanya, kebanyakan dari kita tidak mengetahui bahwa kain tenun masyarakat Kalimantan sangatlah eksotis, tetapi ternyata masyarakat Indonesia sendiri kurang mengenal kain tenun dan pernak pernik khas masyarakat Dayak. Usut-usut, pernak-pernik tersebut banyak dijual langsung ke pedagang-pedagang pasar di Malaysia, dan warga perbatasan menjualnya dengan harga yang terbilang murah kepada pembeli dari Malaysia, padahal kain tenun dan pernak-pernik khas Dayak sangat digemari oleh wisatawan asing. Selain itu, akses dan fasilitas umum sangatlah jauh dari kata layak. Di salah satu titik perbatasan antara Malaysia dan Indonesia terdapat dua buah bendera, bendera kebangsaan Malaysia berkibar begitu elegan dengan kain yang bagus dan bersih serta tiang besi bercat putih sedangkan bendera lainnya adalah bendera kebangsaan Indonesia. Hal ironi terlihat di sana, karena bendera Indonesia terpasang menggunakan bambu yang sudah berwarna coklat tua dengan benderanya yang sudah kusut tidak terlihat adanya keindahan serta perawatan untuk tanda negara Indonesia.

Kesenjangan juga terlihat pada fasilitas umum seperti jalan. Jalan perbatasan yang masuk ke dalam kedaulatan Malaysia terbuat dari aspal hot mix yang dapat dilalui kendaraan dengan nyaman. Sedangkan di sisi lain, yakni jalan perbatasan yang masuk kedaulatan Indonesia tidak sedikit pun ada aspal terlihat dan bahkan tanahnya sangat menyulitkan baik bagi pejalan kaki maupun kendaraan untuk melintasinya. Itu mungkin hal kecil, namun sangatlah penting. Ibarat sebuah rumah, serambi pada umumnya terlihat lebih bagus dan bersih sebab tempat pertama yang dilihat tamu adalah muka. Oleh karena itu, haruslah dirawat sangat baik agar tamu merasa segan masuk ke dalam rumah.

Begitu juga dengan negara Indonesia yang memiliki daerah perbatasan di Pulau Kalimantan. Banyak kegiatan dan event dilaksanakan untuk mendukung terlaksananya sosialisasi mengenai daerah perbatasan. Misalnya iklan-iklan masyarakat di televisi dan berita-berita di media cetak. Berbagai artikel dari para penulis pun berusaha memaparkan dan menggambarkan keadaan yang memilukan di daerah perbatasan sana. Terasa cukup berhasil memang, namun ternyata tidak berimbas banyak untuk perubahan kehidupan masayarakat perbatasan. Oleh karena itu, pendidikan karakter dan rasa mencintai bangsa Indonesia bisa juga dilakukan melalui film-film yang beredar umum di khalayak. Film memiliki daya “sihir” yang dapat membuat seseorang tersenyum hanya karena menonton suatu tayangan walaupun dalam hitungan detik. Film bisa juga membuat para penonton meneteskan air mata karena menonton acara-acara sedih serta bisa juga membuat seseorang menjadi marah karena menyaksikan kekejaman suatu pemimpin diktator yang secara brutal menghabisi ribuan nyawa warganya.

Hal-hal tadi bisa dengan mudah dilakukan dengan menonton film. Ternyata film mempunyai efek “magic” cukup kuat dalam memengaruhi orang. Pendidikan karakter bangsa bisa dilakukan dengan dibuatnya film-film mengenai perjuangan warga Indonesia dalam mempertahankan idealisme dan keyakinan rasa cinta pada Indonesia. Salah satu film yang cukup menggugah yakni film berjudul “Tanah Surga Katanya...”.  Film tersebut mengangkat perjuangan warga-warga perbatasan Indonesia dalam mengadang arus kecintaan menjadi penduduk Malaysia. Diceritakan dalam film tersebut salah satunya mengenai seorang anak yang rela menukar kain sarung yang baru dibelinya dengan bendera Indonesia yang digunakan seorang pemulung sampah sebagai tempat bagi sampah hasil pulungannya. Anak tersebut tidak kuasa menyaksikan Sang Saka Merah Putih diinjak-injak harga dirinya oleh orang lain di sana.

Tak jauh berbeda dengan kenyataan yang ada pada para pejabat negeri ini. Belum lama ini kita menyaksikan polemik dunia sepakbola Indonesia yang dicampuradukkan dengan berbagai kepentingan politik para tersangka sepakbola. Timnas Indonesia berangkat ke Malaysia tanpa dukungan penuh dari segenap warga Indonesia. Mereka berangkat dengan rasa pilu tanpa spirit luar biasa yang disuntikkan pada mental mereka. Dan kekalahan dari negeri Jiran menjadi pukulan telak yang menunjukkan bahwa nasionalisme dan integritas segenap warga Indonesia haruslah diperbaiki. Rasa cinta dan bangga akan kedaulatan bangsa Indonesia seharusnya ditumbuhkan dengan teknologi–teknologi yang mumpuni. Dunia perfilman memang cukup gencar menghasilkan karya-karya terbaiknya yang membawa misi pendidikan karakter dan nasionalisme Indonesia. Cerita-cerita yang diangkat merupakan kisah-kisah dari berbagai pelosok Indonesia, baik kemiskinan dan kekumuhan di daerah perkotaan seperti Ibu Kota, juga kisah-kisah perjuangan penduduk Indonesia di pelosok sana seperti di daerah terpencil dan daerah-daerah perbatasan. Film memiliki kekuatan influence bagi para penontonnya.

Apa pun yang terjadi, jangan sampai menghilangkan rasa cinta terhadap negeri ini;  Indonesia tercinta.

Tantan Taopik Rohman
Mahasiswa S-1 Fisika
Institut Pertanian Bogor

Artikel ini dimuat di media online okezone.com
http://kampus.okezone.com/read/2012/12/13/95/731852/pendidikan-karakter-melalui-film

Thursday, December 6, 2012

Berbagai gas buangan kendaraan bermotor dan bahayanya terhadap lingkungan

Berbagai pertanyaan bermunculan.
Kenapa tekstil menjadi bau setelah melakukan perjalanan?
Kenapa baju putih menjadi berwarna kuning saat konsenterasi NO2 tinggi?
Apa penyebab tumbuhan dan hewan rentan mati di lingkungan berpolusi?
Mengapa rumah di pinggir jalan raya akan cepat memudar warna catnya?

http://cdn.c.photoshelter.com/img-get/I00003L3.recez4g/s/750/600/saigon-Boys-wearing-face-mask-in-polluted-Saigon.jpg
A man uses masker in Saigon, Vietnam

http://us.123rf.com/400wm/400/400/donsimon/donsimon1109/donsimon110900004/10445618-polluted-air-of-crowded-makati-city-in-manila-capital-of-the-philippines.jpg
A polluted region in Manila, Philipiness

http://wowpics.in/wp-content/uploads/2011/09/10-new-delhi.jpg
A dirty river in New Delhi, India

http://img.antaranews.com/new/2011/01/ori/20110118113421tol170111-1.jpg
Traffic jam in Jakarta, Indonesia

Buangan kendaraan bermotor telah menjadi sumber utama pencemaran udara, terutama di daerah perkotaan. Apalagi dengan bertambahnya unit kendaraan bermotor yang melaju di jalan raya serta buruknya mutu BBM. Sejumlah partikulat dan gas polutan dalam gas buangan teridentifikasi sebagai bahan pencemar udara dan lingkungan.
A. Polutan Partikulat
Apakah polutan partikulat?
Polutan partikulat yang berasal dari kendaraan bermotor umumnya merupakan fase padat yang terdispersi dalam udara dan membentuk asap. Fase padatan tersebut berasal dari pembakaran tak sempurna bahan bakar minyak yang berkomposisi senyawa organik hidrokarbon. Partikel asap memiliki diameter sekitar 0,5-1 im. Asap dapat mengurangi jarak pandang karena partikel padatan di dalamnya memencarkan atau menyerap sinar matahari. menurunnya jarak pandang berdampak negatif terhadap sistem transportasi, terutama pesawat terbang. Asap juga menyebabkan pakaian menjadi kotor, korosi pada bangunan berbahan logan (khususnya pada kelembaban 75%), dan merusak cat bangunan. Partikulat memncarkan dan memantulkan sinar matahari sehingga mengurangi intensitas sinar yang jatuh ke bumi.
Asap juga berpotensi merusak kesehatan makhluk hidup. Partikulat yang menempel di permukaan daun dapat merusak jaringan daun. Selain itu, partikulat akan menutup stomata sehingga mengurangi kemampuan tumbuhan untuk berfotosintesis. Hewan pemakan tumbuhan yang terlapisi oleh partikulat akan mengalami gangguan pencernaan, bahkan kematian karena keracunan zat berbahaya. Efek partikulat terhadap kesehatan manusia menjadi berbahaya karena ukuran partikulat yang sangat kecil mampu menembus ke paru-paru. Apalagi partikulat dapat mengikat polutan lain yang terdapat di dalam udara (SOx atau NOx).
Polutan lainnya adalah hidrokarbon. Hidrokarbon terbentuk akibat pembakaran tidak sempurna pada BBM. Kandungan terbesar hidrokarbon adalah etilen dan senyawa aromatik. Penelitian menunjukkan etilen dapat menggangu pertumbuhan tomat dan lada, serta merusak struktur anggrek. Senyawa aromatik juga berbahaya karena dapat menyebebkan kanker (karsinogenik) dan secarabiologis bersifat aktif.
B. Karbon Monoksida
Pembakaran BBM tak sempurna akan menghasilkan karbon monoksida(CO). Apakah karbon monoksida itu?
Karbon monoksida adalah gas yang tak berwarna, tak berasa, dan tak berbau. Pada konsenterasi tinggi, gas ini akan mempengaruhi metabolisme pernafasan manusia. Karbon monoksida mempunyai afinitas terhadap hemoglobin dalam darah (COHb) yang lebih tinggi dari pada oksigen. Dengan demikian, dapat engurangi kemampuan darah untuk membawa oksigen. Kekurangan oksigen dalam aliran darah dan jaringan tubuh akan menurukan kinerja tubuh yang akhirnya dapat menimbulkan kerusakan pada organ tubuh. Gejala yang umumnya timbul akibat pemaparan terhadap karbon monoksida adalah gangguan sistem saraf, lambannya refleks, dan menurunnya kemampuan penglihatan.
C. Sulfur Oksida
1. Polutan lain adalah sulfur oksida (SOx), bagaimana dampak negatifnya?
Umumnya, terdapat dua senyawa sulfur oksida, yaitu sulfur dioksida (SO2) dan sulfur trioksida (SO3). Sulfur dioksida merupakan gas tak berwarna, tidak mudah terbakar, dan tidak mudah meledak, tetapi memiliki bau yang menyengat. Sulfur dioksida memiliki kelarutan yang tinggi dalam air dengan waktu tinggal sebagai gas pun cukup tinggi. Karena itu, polusi SO2 sapat menjadi masalah internasional. Seperti polutan lainnya, Sulfur dioksida juga berdampak begatif terhadap lingkungan, material, dan manusia. Pada manusia, asam sulfat (H2SO4), silfur dioksida (SO2), dan garam sulfat dapat menimbulkan iritasi pada membran lendir saluran pernafasan dan memperparah penyakit pernafasan seperti bronkhitis dan pneumonia. Kondisi ini semakin parah di daerah yang berdebu karena terdapat partikulat dalam konsenterasi tinggi. Sulfur dioksida dan molekul asam sulfat cenderung mengehentikan kemampuan bulu getar sepanjang saluran pernafasan yang bertugas menyaring partikel pengotor. Dengan demikian, partikulat dapat dengan mudah masuk ke dalam saluran pernafasan bagian dalam (paru-paru) tanpa adanya penyaringan terlebih dahulu. Sebagian sulfur dioksida juga terikat dengan partikulat dan menyebabkan iritasi pada paru-paru. Dalam jangka waktu yang lama. partikulat dan sulfur dioksida dapat merusak paru-paru dan menyebabkan kematian karena adanya kerusakan yang parah pada sistem pernafasan.
2. Bagaimana pengaruh sulfur terhadap tumbuhan dan makhluk hidup lainnya?
Tumbuhan sangat sensitif terhadap SOx. Tumbuhan yang terpapar oleh sufur dioksida pada konsenterasi tinggi untuk waktu singkat mengalami kerusakan jaringan daun karena terjadi klorolisi, yaitu hilangnya klorofil dan plasmolisis. Paparan sulfur dioksida pada konsenterasi rendah untuk waktu lama menyebabkan warna daun menjadi merah kecoklatan atau muncul bercak putih. Kerusakan ini akan semakin parah jika berada di daerah yang panas dan lembab. Sulfur dioksida juga mempunyai daya rusak tinggi terhadap bahan bangunan terutama yang mengandung karbonat. Senyawa ini menyebabkan permukaan bahan bangunan berlubang-lubang. Kabut asam sulfat bisa merusak kulit. Kertas yang terkena asam sulfat akan menjadi kekuningan dan menjadi getas. Selain itu, sulfur dioksida juga dapat mempercepat laju korosi pada logam.
D. Nitrogen Oksida
Terdapat gas buang lain, yaitu nitrogen dioksia (NOx). Bagaimana pengaruhnya?
Senyawa nitrogen oksida yang sering menjadi pokok pembahasan dalam masalah polusi udahra adalah NO dan NO2. Kedua senyawa ini terbuang langsung ke udara bebas dari hasil pembakaran BBM. Senyawa NO2 yang mudah larut dalam air dapat membentuk asam nitrit atau asam nitrat menurut reaksi berikut:
2 NO2 + H20 => HNO3 + HNO2 ( asam nitrat dan asam nitrit)
3NO3 + HO => 2HNO3 + NO (asam nitrat dan nitrogen oksida)
Asam nitrat dan asam nitrat dan asam nitrit akan jatuh bersama dengan hujan dan bergabung dengan amonia (NH3) di atmosfer dan membentuk amonium nitrat (NH4NO3) yang merupakan sumber hara nitrogen bagi tumbuhan. Proses pembentukan amonium nitrat ini merupakan dampak positif dari senyawa NOx. Namun, senyawa ini juga berdampak negatif terhadap lingkungan karena kemampuannya yang tinggi untuk menyerap sinar ultraviolet. NO2 memainkan peranan penting dalam pembentukan kontamian ozon (O3). Tidak seperti gas polutan lainnya yang mempunyai daya destruktif tinggi terhadap kesehatan manusia, NO merupakan gas inert (gas netral yaitu gas yang tidak berwarna dan berbau) dan "hanya" bersifat racun. Sama halnya dengan CO, NO mempunyai afinitas yang tinggi erhadap oksigen dibandingkan dengan hemoglobin dalam darah. Dengan demikian, pemaparan terhadap NO dapat mengurangi kemampuan darah membawa oksigen sehingga tubuh kekurangan oksigen dan mengganggu fungsi metabolisme
Pada tumbuhan, NO tidak bersifat merusak, sedangkan NO2 menimbulkan sedikit kerusakan pada tumbuhan. Polutasn sekunder (polutan yang terbentuk di atmosfer melalui reaksi fotokimia, hidrolisis, atau oksidasi) dari NOx seperti PAN (peroksiasetil nitrat) dan O3 justru mempunyai daya perusak yang lebih tinggi terhadap tumbuhan. Konsenterasi NO2 yang tinggi pada udara bebas dapat memudarkan warna tekstil, memberi warna kuning pada tekstil berwarna putih, dan mengoksidasi logam.
(Rama Prihandana,dkk 2007).

Oleh karena itu, kita haruslah bijak dalam menyikapi permasalahan polusi dan pencemaran ini. Ayo lestarikan tumbuhan dan jaga lingkungan ini dengan berperilaku cinta pada lingkungan. Gunakan air secukupnya dan hematlah penggunaan kertas.
Salam lestari!!!

Daftar pustaka
Rama Prihandana, Roy Hendroko, dan Makmuri Nuramin. 2007. Menghasilkan biodiesel murah: mengatasi polusi dan kelangkaan BBM. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.

Friday, November 30, 2012

Panjang gelombang spektrum warna

Warna begitu akrab dalam kehidupan kita. Semua yang ada di dunia ini tak ada yang tak berwarna. Warna selalu menemani segala aktivitas kita sehari-hari. Namun, tahukah Anda? warna yang kita lihat tersebut ternyata memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda.
Ya, warna adalah suatu proses yang terjadi dimana cahaya mengenai suatu benda. Jika kita berbicara tentang warna, kita akan menunjuk pada sesuatu yang terlihat, berhubungan dengan mata, dan spektrum yaitu bagian dari gelombang elektromagnetik yang terlihat oleh mata manusia.
Panjang gelombang warna yang mampu dilihat oleh mata manusia yaitu mulai dari 400-700 nanometer yang disebut dengan visible light.
Berikut ini adalah panjang gelombang warna yang diukur dalam satuan nanometer (nm). Satu nm sama dengan satu per satu miliar.  Yuk kita lihat sama-sama!!!
1.    Warna ungu, bagian dari spektrum yang terlihat yang memiliki panjang gelombang antara 400-450 nm.
2.    Warna biru, bagian dari spektrum yang terlihat yang memiliki panjang gelombang antara 450-480 nm.
3.    Warna hijau, bagian dari spektrum yang terlihat yang memiliki panjang gelombang antara 480-560 nm.
4.    Warna kuning, bagian dari spektrum yang terlihat yang memiliki panjang gelombang antara 560-590 nm.
5.    Warna oranye, bagian dari spektrum yang terlihat yang memiliki panjang gelombang antara 590-630 nm.
6.    Warna merah, bagian dari spektrum yang terlihat yang memiliki panjang gelombang antara 630-700 nm.
Dibutuhkan tiga komponen yaitu cahaya, objek, dan pengamat agar warna  dapat dilihat.

source: http://www.edupaint.com